Demi Kenyamanan Penziarah, Birin-Rudy Rehab Kawasan Makam Datu Kelampayan

  • Whatsapp

“PUPR melanjutkan rehabilitasi setelah selesai, diserahkan kepada dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Kalsel pengelolaan asetnya,” urai Agung Dewanto.

Rehabilitasi dimaksudkan untuk memberi kemudahan dan kelancaran masyarakat yang akan melakukan ziarah sekaligus wisata religi.

Selain itu, untuk menata dan meremajakan kawasan makam sehingga arus pengunjung dapat lebih maksimal. Bedasar catatan  tahun 2018 penataan komplek makam ini disokong dana sebesar Rp26,7 miliar.

Sementara, setahun sebelumnya,  Pemprov Kalsel menyuntik dana sebesar Rp 8,3 miliar untuk melaksanakaan penataan komplek Makam Syech Muhammad Arsyad Albanjari atau Datu Kelampayan tersebut.

Agung menjabarkan, kedepan jika bangunan sudah selesai, maka diperlukan kelembagaan di bawah dinas Disdik / dispar semacam UPT (unit pelaksana teknis) untuk Layanan masyarakat. Hal ini Untuk kelola kawasan lebih intens, terkendali, terarah dan profesional.

BACA JUGA:  Ibnu Sina dan BLHC Siap Cari Gebrakan Baru Untuk Majukan Pariwisata

Pemprov Kalsel juga melaksanakan pembangunan dan peningkatan akses jalan menuju makam. Untuk itu dialokasikan anggaran pembangunan jalan menuju Kubah Datu Kalampayan pada tahun 2020 senilai Rp 9.072.867.045 dengan panjang penanganan jalan sekitar 1 kilometer.

Penulis : Aditya
Sumber : Biro Adpim Setdaprov Kalsel

Pos terkait