JMSI dan Forum Kadiskominfo siap Bekerjasama

  • Whatsapp
Sekjen JMSI, Mahmud Marhaba bersama Ketua Forum Kadis Kominfo Kabupaten Kota se Indonesia, Haris Tome

Wartaniaga.com, Gorontalo – Ketua Forum Kadis Kominfo Kabupaten Kota se Indonesia, Haris Tome menerima kunjungan silaturahim Sekretaris Jenderal Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Mahmud Marhaba, Kamis (13/8) di kantor Kominfo kabupaten Gorontalo.

Haris Tome dan Mahmud Marhaba berbicang santai namun terarah. Berbagai agenda siap dijalankan bersama oleh kedua lembaga ini. JMSI yang merupakan organisasi perusahan pers di Indoensia telah melewati momentum deklarasi pada tanggal 8 Pebruari 2020.

Sehari sebelum hari puncak Hari Pers Nasional di Banjarmasin Kalimatan Selatan. Kini, JMSI sudah berada di 29 provinsi, melampaui ketentuan yang dikeluarkan oleh Dewan Pers.

Sesama putra daerah Gorontalo, Mahmud menilai penting untuk mengaktualkan berbagai kegiatan yang dilakukan secara bersama sebagai dasar kemitraan antara JMSI dan Forum Kadis Kominfo se- Indonesia.

BACA JUGA:  Lemhannas RI Menghadap Presiden, Lemhannas RI Paparkan Mekanisasi Pertanian Modern

Terungkap jika yang menjadi persoalan disetiap Diskominfo di seluruh Indonesia adalah regulasi yang digunakan dalam menentukan kriteria perusahan pers yang akan menjadi mitra untuk mensosialisasikan kegiatan pemerinah daerah.

Meski diakui, kata Haris, ada kriteria yang sudah dikeluarkan oleh Dewan Pers terkait persyaratan perusahan pers. “Kita tidak punya regulasi yang kuat untuk mengikat kerjasama antara perusahan pers dengan pihak Kominfo,” ujarnya.

Oleh karena itu penting untuk duduk bersama antara Forum Kadis Kominfo Kabupaten Kota, Dewan Pers serta JMSI, maka penting digagas untuk duduk bersama membahas persoalan tersebut.

Mengkongkritkan kerjasama antar pemerintah daerah dalam hal ini Diskominfo dengan pihak perusahan pers maka penting digagas kegiatan kedepan untuk menyepakati hal ini.

BACA JUGA:  Lion Air Sediakan Rapid Test Murah, Biayanya Cek di Sini

“Kita pun wajib mengundang pihak Kemendagri untuk melahirkan keputusan bersama,” tuturnya.

Hal tersebut dirasa penting, sehingga tidak akan menimbukan masalah dikemudian hari baik kepada Diskominfo maupun pihak perusahan pers.

Pos terkait