Bank Kalsel Tetap Salurkan KUR Ditengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Bank Kalsel tetap salurkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditengah pandemi Covid-19 yang melanda Kalimantan Selatan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Kepala Bagian Pemasaran Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Taufik Rahmatullah mengatakan meski sedang berada ditengah pandemi Covid-19, Bank Kalsel justru menyalurkan KUR sebanyak mungkin untuk mengembangkan usaha.

“Bank Kalsel memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada pelaku UMKM yang ingin mengembangkan,” ucapnya

Pihaknya mengakui banyak sekali pelaku UMKM yang terkena imbas negatif dari adanya pandemi Covid-19. Namun ada pula tentunya UMKM yang bisa bertahan atau malah sukses mengembangkan usahanya.

Melalui KUR Bank Kalsel UMKM bisa mendapatkan tambahan modal usaha dengan dua jenis pembiayaan. Pertama untuk KUR Mikro UMKM bisa mendapatkan tambahan modal usaha hingga Rp 50 Juta dengan jangka waktu 3 tahun.

BACA JUGA:  Bank Kalsel Salurkan Bantuan Rumah Tahfiz Tanah Bumbu

Sedangkan untuk KUR Kecil UMKM bisa mendapatkan tambahan modal usaha hingga Rp500 Juta dengan jangka waktu 5 tahun. Ada pun bungannya sendiri cukup kompetitif, yaitu sebesar 6 persen pertahunnya.

Ada pun untuk syarat pengajuannya yang utama adalah minimal usaha sudah berjalan 6 bulan dan tidak menikmati pembiayaan dari perbankan lain kecuali pembiayaan konsumtif. Kemudian minimal memiliki legalitas Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dan memiliki agunan berupa segel, sertifikat atau BPKB.

Selain itu, sektor usaha yang dibayai oleh KUR Bank Kalsel sendiri dapat dilakukan diseluruh sektor usaha, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pertambangan dan galian, industri pengolahan, listrik-gas-air, kontruksi, perdagangan, penyediaan akomodasi & penyediaan makanan, transportasi-pergudangan, real estate-usaha sewa hingga jasa-jasa lainnya.

BACA JUGA:  The Gade Pegadaian Goes To Campus Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa

“Khusus untuk sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan pembayaran angsuran kredit dapat disesuaikan dengan siklus usaha. Semisal per 3 bulan, 6 bulan atau pembayaran sekaligus atau lunas saat sudah panen,” bebernya.

Untuk tahun 2020 sendiri Bank Kalsel menyediakan KUR Mikro sebanyak Rp 75 Miliar yang terdiri dari Konvensional sebanyak Rp 50 Milyar dan Syariah sebanyak Rp 25 Milyar. Lalu untuk KUR Kecil alokasinya mencapai Rp 425 Milyar yang terdiri dari Konvensional Rp 350 Miliar dan Syariah Rp 75 Milyar.

Hingga Juni 2020 ini realisasi KUR Bank Kalsel masih mencapai 30 persen dari yang ditargetkan. Memang harus diakui Pandemi Covid-19 menyebabkan KUR kurang terserap, namun Bank Kalsel tetap optimis target realisasi dapat terpenuhi hingga akhir tahun 2020 mendatang.

BACA JUGA:  Bank Kalsel Terus Bantu Dorong Kemajuan Perekonomian Daerah

Penulis : Aditya

Pos terkait