Dikabarkan Mahasiswanya Positif Corona, Rektor Perpanjang Masa Belajar di Rumah

  • Whatsapp
Dikabarkan Mahasiswanya Positif Corona, Rektor Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Setelah ditemukannya salah satu mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang dikabarkan positif Covid-19, pihak Rektorat akhirnya memutuskan untuk memperpanjang masa belajar atau perkuliahan di rumah.

Ketika dihubungi lewat hubungan seluler, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Sutarto Hadi mengatakan, pihaknya akan memperbaharui surat edaran terkait himbauan untuk melakukan perkuliahan jarak jauh yang sebelumnya berakhir pada tanggal akhir maret mendatang.

“Karena adanya temuan ini, perkuliahan jarak jauh yang seyogyanya berakhir pada 27 Maret ini, kita putuskan untuk memperpanjangnya sampai 8 April,” ucapnya pada wartaniaga.com, Selasa (24/03) Siang.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut nantinya akan dimuat dalam perbaharuan Surat Edaran Rektor yang akan diedarkan hari ini ke setiap fakultas, Selasa (24/03).

BACA JUGA:  Memprihatinkan, Ada 20 Pasutri di Banjarbaru Terserang HIV

Rektor Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Sutarto membeberkan jika Surat Edaran tersebut diantaranya berisi tentang perpanjangan masa perkuliahan jarak jauh, mewajibkan seluruh mahasiswa dan dosen untuk melakukan pekuliahan secara daring atau online, serta menekankan kepada seluruh civitas akademik ULM untuk bekerja dari rumah.

“Misalnya ada rapat penting, tetap kita lakukan secara online, intinya untuk sementara tidak ada perkuliahan maupun kegiatan tatap muka dalam ruang lingkup ULM,” tegasnya.

Sebelumnya beredar broadcast di lingkungan mahasiswa dan masyarakat tentang ditemukannya mahasiswa yang diduga positif terpapar virus Corona.

“Kabar terakhir yang bersangkutan masih masuk ODP, semoga saja negatif,” ungkapnya.

Meski demikian, selaku petinggi Universitas tertua di Kalimantan Selatan itu, ia tetap melakukan penyemprotan disinfektan di setiap sudut kampus ULM sebagai langkah awal memutus rantai penyebaran virus yang belum ada vaksinnya itu.

BACA JUGA:  Dana Kelurahan Pemurus Luar Untuk Penangkaran Ikan

“Penyemprotan ini adalah inisiatif kita sendiri. Mahasiswa tersebut juga tugasnya di Papua, kondisi sekarang kabarnya yang bersangkutan sudah dilakukan isolasi selama 14 hari,” pungkasnya

Reporter/Foto: Fadlan

Pos terkait