Penyuluh Agama Dapat Kenaikan Honor

  • Whatsapp
Penyuluh Agama Dapat Kenaikan Honor

Wartaniaga.com, Amuntai – Penyuluh Agama Islam non PNS yang bertugas di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), bisa sedikit berbahagia, dimana honor penyuluh agama non PNS dilingkungan Kemenag naik sebanyak Rp 500 ribu mulai pada Januari tahun 2020 menjadi satu juta rupiah .

Hal ini diungkapkan Kepala Kementrian Agama HSU H. Yusran saat menghadiri kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) penyuluh agama non PNS HSU dan pembinaan penyuluh agama islam PNS serta non PNS, bertempat di Aula MAN 1 Amuntai, Kamis (20/2).

Kenaikan Honor

“Alhamdulilah setiap orang honor guru agama (penyuluh) non PNS ini setiap bulannya menjadi satu juta rupiah, terhitung mulai satu januari 2020, dan sudah berjalan 2 bulan, bulan Maret akan dicairkan dihitung selama dua bulan januari dan febuari” ucapnya.

BACA JUGA:  Perempuan Diharapkan Jadi Agen Perubahan untuk Lawan Paham Radikal

Yusran juga mengingatkan kepada seluruh tenaga penyuluh agama non PNS untuk setiap bulannya membuat laporan sedangkan untuk para penyuluh fungsional (PNS) kecamatan untuk selalu mengawasi penyuluhnya tiap kecamatan masing – masing.

“Setiap bulan ada pelaporan yang sifatnya online, dan juga diharapkan dari penyuluh agama fungsional (PNS) tiap kecamatan masing – masing untuk mengawasi penyuluh agama yang ada dilapangan” ujar Yusran.

Ia mengingatkan ada sanksi yang diberlakukan bagi penyuluh agama non PNS yang melanggar aturan berlaku, berupa dari bentuk teguran peringatan sampai pemberhentian kerja.

“Jadi PNS yang akan mengawasi sejauh mana mereka melakukan pembinaan sebaik – baik nya, kalau tidak mengikuti aturan mungkin ada sanksi nya berupa dari teguran sampai pemberhentian” tambahnya.

BACA JUGA:  Supian HK Pantau Langsung Normalisasi Sungai

Kepala Kanwil Kemenag HSU itu juga berharap, agar para penyuluh agama PNS dan non PNS agar melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku yang telah ditetapkan.

“Karna ini amanah harus dilaksanakan maka kegiatan membina umat dimasyarakat agar umat melaksanakan ibadah dengan nyaman, aman dan kondusif, baik kerukunan sesama umat islam, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan beragama dengan pemerintah” harapnya.

Selain itu Ketua Pokjaluh HSU H. Ahmad Nawawi Abdurrauf mengatakan tujuan dari penyuluh PNS dan non PNS itu sama mengajak umat kembali ke ajaran Allah, dengan cara tugas keahlian pembinaan masing – masing diantaranya seperti pembinaan, menolak pemahaman radikalisme, aliran aliran menyimpang, pemberdayaan zakat dan lainnya.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, Banjarmasin Perketat PPKM

“Ini merupakan cara program pemerintah ikut serta berdakwah kepada masyarakat dengan menggunakan tenaga profesional, penyuluh PNS atau non PNS adalah bagian dari DAI atau penceramah di masyarakat” pungkasnya.

Acara penyerahan Surat Keputusan (SK) penyuluh agama non PNS HSU dan pembinaan penyuluh agama islam PNS serta non PNS diikuti 99 orang, terdiri dari 17 penyuluh agama PNS dan 82 penyuluh agama non PNS. Dengan narasumber langsung dari Kabag Tata Usaha Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabid Penerangan Agama Islam Kemenag Provinsi Kalsel.

Reporter/ Foto : Dharma
Editor : Hamdani

L

Pos terkait