‘Banyu Masin’, Produksi PDAM Bandarmasih Menurun

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Interusi air laut di Banjarmasin sudah memasuki dilevel tertinggi, laporan kondisi air sungai juga sudah menyebutkan tidak layak konsumsi. Kondisi itu juga memaksa PDAM Bandarmasih menghentikan pengambilan air baku di Sungai Martapura, Banjarmasin.

Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wakhid menyebutkan, air baku dari Intake Sungai Bilu sementara ini terpaksa dihentikan karena kadar garamnya sudah ekstrim yakni mencapai 3.786 mg. Sementara ambang batas kadar garam kelayakan air minum itu hanya 250 mg.

Muat Lebih

Meskipun demikian, air baku di Intake Sungai Tabuk masih bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perkotaan. Hanya saja, cetus Wakhid, distribusi ke pelanggan tidak bisa maksimal, pihaknya terpaksa mengurangi 30 persen produksi air leding.

BACA JUGA:  Masih Menanti Kapan Jalan Gubernur Sarkawi Diperbaiki

“Karena air baku dari intake Sungai Bilu dihentikan dan kami hanya mengandalkan di intake Sungai Tabuk, Banjar. Kepada pelanggan kami meminta maaf distribusi air bersih berkurang hingga 30 persen,” katanya via ponsel.

Wakhid melanjutkan, belakangan ini hujan sudah mulai mengguyur belahan Kalsel termasuk di Banjarmasin, namun kadar garam masih terbilang tinggi dari batas standar seperti yang disebutkan diatas. Kadar garam 3.786 itu terakhir diambil pihaknya pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00.

“Meski sempat hujan beberapa hari ini, namun belum bisa menurunkan kadar garam hingga kurang dari 250 mg/liternya,” katanya.

Dalam mengatasi kekurangan pendistribusian 30 % dari produksi PDAM Bandarmasih. Wakhid menyebutkan, pihaknya membuka layanan tandon di Tower Soetoyo 2 x 3000 liter dan di Boster S.Parman 2 x 300 liter.

BACA JUGA:  PDAM Bandarmasih Rotasi Puluhan Karyawannya

Kemudian layanan tandon kapasitas 1.200 liter menggunakan mobil pic up yang diantar ke pelanggan dengan harga 1/3 dari harga mobil yang tangki yang di pasangi spanduk dengan tulisan Percepatan Pelayanan Air PDAM ke Pelanggan. Layanan tangki itu bisa menghubungi ke nomer berikut : 08115131643
08115131326 dan 081255763905.

“Tapi kalau mau yang gratisan, warga bisa mendatangi ke IPA Pramuka, namun membawa surat dari RT dan tandatangan 5 orang pelanggan,” tutupnya.

Editor / Foto : Hamdani

L

Pos terkait