Banjarbaru Perlu Perubahan, Tokoh Muda NU Tampil Jadi Kandidat

  • Whatsapp
Rizqillah Suhaili

Wartaniaga.Com,Banjarbaru – Kota Banjarbaru yang dahulu berstatus sebagai kota administratif hingga naik peringkat menjadi kotamadia kini harus berubah dan harus lebih maju dari sekarang, sehubungan itu masyarakat Kota Banjarbaru khususnya kaum milenial harus berani lakukan perubahan yang signifikan agar Kota Banjarbaru semakin menampakan wujudnya, tandas seorang praktisi hukum muda Dhieno Yudistira, SH MH, saat mengawali perbincangan dengan Wartaniaga.Com, Sabtu, 6 Juli.

Bertepatan dengan suksesi 2020 ini, Dhieno sebagai salah seorang kaum milenial yang berdomisili di Banjarbaru menegaskan bahwa “Banjarbaru sebagai pusat pemerintahan Provinsi, sudah semestinya menjadi miniatur Kalimantan Selatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakatnya juga harus meningkat”. Oleh sebab itu sudah selayaknya Walikota yang akan memimpin Banjarbaru kedepan adalah sosok pemimpin yang visioner dan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat, disamping itu tentunya mampu melakukan penegakkan hukum secara adil dan mempunyai kepastian hukum, hingga keadilan dapat dirasakan oleh masyarakat, ungkap lawyer muda Dhieno.

BACA JUGA:  Dewan Evaluasi Kinerja Pemkot Banjarmasin, Terkait Karhutla
Dhieno Yudistira SH, MH

Sangatlah menguntungkan bagi Kalimantan Selatan khususnya Banjarbaru bila yang akan memimpin Banjarbaru dari kalangan milenial yang berwawasan keagamaan yang kuat, mengingat era sekarang ini merupakan era milenial, dan sangatlah tepat bila kesempatan ini diberikan kepada kaum milineal yang cerdas, wawasan luas dan agamis untuk memimpin.

Sementara itu, salah seorang Kandidat Muda Walikota Banjarbaru 2020 Rizqillah Suhaili yang juga merupakan pengurus inti di PWNU Kalsel, ketika dihubungi Wartaniaga mengatakan pihaknya akan siap memimpin Kota Banjarbaru bila masyarakatnya dengan segala keikhlasan mengkehendaki dirinya, hal ini perlu sekali dan sangat mendasar mengingat seorang pemimpin itu mustahil bisa membangun daerahnya kalau tidak didukung penuh oleh masyarakatnya, sebab partisipasi masyarakat secara total itu akan muncul manakala pemimpin yang tampil itu dipilih karena “ hati “ bukan karena dipaksakan, jelas Rezki panggilan akrab Tokoh Muda NU Kalsel ini, dengan gaya bahasa mantik.

BACA JUGA:  ISYEF Akan Bangkitkan Perekonomian Ummat Mulai dari Mesjid

Menurut Rizqillah Suhaili yang kesehariannya bertugas sebagai Direktur Utama PT. Jamkrida Kalimantan Selatan, manakala pihaknya diberi kepercayaan untuk memimpin Kota Banjarbaru ada banyak hal yang akan dilakukannya yang diantaranya akan membangun sektor kepariwisataan dengan mengembangkan destinasi – destinasi wisata baru, selain itu juga akan menumbuh kembangkan UMKM, serta akan membuat sebuah konsef satu village (desa/kelurahan) satu Produk, dengan begitu pemberdayaan ekonomi masyarakat berjalan dengan merata, tutur Tokoh Muda NU Kalsel mengakhiri percakapan dengan Wartaniaga.Com.

Reporter : E Koesmono

Editor : Y Erwanda

Foto : Dok WN

Pos terkait