Ghazali : Santri Harus Bisa Hidup Mandiri

  • Whatsapp
Ghazali Mukeri

Wartaniaga.com,- Martapura- Pimpinan Pondok Pesantren Manbaul ‘Ulum Putera, Ghazali Mukeri berikan bekal dan arahan para santrinya bagaimana hidup mandiri saat sudah kembali terjun ke masyarakat. Menurutnya, seorang santri harus berpikir sendiri  dan mempertimbangkan usaha yang  cocok dengan kompetensinya yang dimiliki.

“ Setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan lingkungan yang berbeda ketika sudah terjun ke masyarkat, kami di sini akan membekali mereka dengan kompentensi  global agar mereka nantinya memiliki keahlian dalam memilih usaha yang cocok” jelasnya kepada Wartaniaga.com di sela-sela peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Minggu (2/12).

Muat Lebih

BACA JUGA:  Solusi Islam Mengatasi Persoalan Ekonomi

Dikatakannya, para santri sudah dididik hidup mandiri dengan tinggal di pesantren ini selama 24 jam kemudian mereka sekolah pagi dan sore, serta diiringi berbagai kegiatan lain yang secara tidak langsung akan melatih mental dan menggali bakatnya.

Selain itu,  sambung Ghazali  para santri dituntut untuk  mengikuti kegiatan-kegiatan dipondok agar paham bagaimana hidup sederhana dan mampu bertahan dengan keadaan sesulit apapun, bahkan sanggup bertahan dengan makan seadanya, misalnya makan ikan asin, tempe, tahu dan nasi yang cukup.

“Para santri harus bisa menyesuaikan lingkungan hidupnya di daerah mereka nanti, bisa berpikir kreatif  karena jik asudah lulus  dari pondok pasti mereka dijadikan warga masyarakat pemimpin dalam berbagi hal ” tutur mantan anggota DPRD kota Banjarmasin ini.

BACA JUGA:  Perhatikan Ini Sebelum Beli Franchise

Dirinya menuturkan, tujuannya dalam menuntut ilmu di pondok ini bukan saja mencari ilmu di dalam kelas, tetapi juga mencari pengalaman yang nantinya dapat bermanfaat bagi dirinya dan lingkungan masyarakat.

“Kami berharap apabila sudah tamat pendidikan di sini mereka bisa memahami bagaimana bersosialisai dengan masyarakat, menjadi pemimpin ummat dan bahkan dapat menjadi penggerak roda ekonomi di masyarakat” terangnya seraya menambahkan pembekalan itu telah diberikan selama berada di pondok pesanteren yang terletak di kawasan Jalan Mahligai Km 7, Kecamatan Kertak Hayar, Kabupaten Banjar ini.

Reporter : Fathur Rahman

Editor :  Didin Ariyadi

Foto : Fathur Rahman

L

Pos terkait