Cerita Rasul, Pedagang Es yang Menjadi Anggota DPRD HSS

Rasul saat dilantik di DPRD Kabupaten HSS

Wartaniaga.com, Kandangan – Malang tidak dapat ditolak mujur tidak dapat diraih, pribahasa ini mungkin tepat disematkan pada Rasul, anggota DPRD kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Betapa tidak, pria yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual es dan pentol di wilayah Nagara Daha, Kabupaten HSS ini resmi menjadi anggota dewan setelah dilantik sebagai pengganti antar waktu (PAW) pada 15 Oktober yang lalu.

Meski tidak pernah membayangkan sebelumnnya, karena pada tahun 2014 yang lalu ketika maju menjadi caleg dirinya hanya berniat membantu temannya mendapatkan suara di daerah pemilihan Nagara Daha. Dan apa yang mereka cita-citakan terpacai, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mendapatkan satu kursi di DPRD HSS.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“ Alhamdulillah pada saat itu PKPI mendapat satu kurasi dan  saya mendapatkan 400 lebih suara, berada diurutan kedua setelah teman saya yang  sebenarnya juga masih ada ikatan family” ujar rasul kepada wartaniaga.com.

Tanpa bermimpi dan berharap dengan perolehan suara hanya 400 an dirinya sadar harus kembali ke aktivitas rutin yakni mencari nafkah untuk menghidupi satu istri dan 3 orang buah hati. Berkeliling kawasan Nagara Daha menjajakan pentol dan es, sesekali ke Banjarmasin menemui beberapa teman untuk mencari peluang usaha lain.

Namun sekali lagi, Segala sesuatu dalam kehidupan bukan manusia yang menentukan, koleganya di DPRD memutuskan untuk pindah partai yang secara otomatis harus ada PAW. Inilah babak baru kehidupan Rasul, hingga pada awal Agustus 2018 lalu dirinya diminta untuk mengurus semua berkas dan keperluan untuk menjadi pengganti antar waktu

Rasul (kiri) menerima SK dari Ketua DPRD HSS, H Akhmad Fahmi

Bolak balik Banjarmasin bahkan Jakarta untuk mengurus berkas dan keperluan sebagai PAW dilakoninya seorang diri. Bukan itu saja,  karena kelelahan Rasul harus merelakan dirinya bersitirahat di Rumah Sakit Ansari Saleh Banjarmasin selama 4 hari.

“ Sempat masuk rumah sakit karena kelelahan. Bolak-balik Banjarmasin untuk melengkapi berkas PAW dan juga ada ke Jakarta” ceritanya.

Kerja kerasnya membuahkan hasil, dipertengahan September lalu semua berkas miliknya dinyatakan lengkap oleh KPU setempat dan tinggal menunggu proses pelantikan. Dan kemudian, tepatnya pada Senin, 15 Oktober 2018 dirinya dilantik dan dinyatakan resmi sebagai Anggota DPRD Kabupaten HSS.

Meski hanya menyisakan waktu tidak lebih dari 10 bulan, Rasul akan berupaya memberikan sumbangsih terbaiknya bagi kemajuan  kabupaten Hulu Sungai Selatan.  Baginya, jabatan adalah amanah, walau berada di “ injury time”   tidak lantas ia berdiam diri, justru sebaliknya pria yang kini berada di komisi 1 DPRD Kabupaten HSS ini  siap mengabdi untuk bumi Antaluddin.

Reporter : Edy Koesmono

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Edy Koesmono

Pos terkait

banner 468x60