Miliki Empat Lajur, Jembatan Alalak Segera Dibangun

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Jembatan Alalak yang akan dirombak menjadi jembatan cable stayed, benar-benar bakal terwujud di Banjarmasin dan bisa menambah ikonnya kota seribu sungai ini.

Jembatan yang menjadi penghubung antara Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito  Kuala (Batola) diupayakan bisa dikerjakan tahun ini bulan September.

Muat Lebih

Menurut Sekretaris Dinas PUPR Banjarmasin, Joko Pitoyo, hingga saat ini lelang yang ditanggung Pemerintah Pusat masih proses. Peningkatan Jembatan yang rencananya dibangun menggunakan konsep Cable Stayed menyerap anggaran dari APBN sebesar Rp 290 miliar dengan pengerjaan secara multiyears.

BACA JUGA:  Di Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H, BI Siapkan Rp 2,8 T uang Tunai
Maket jembatan Alalak yang akan dibangun

Selain itu, soal pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Banjarmasin masih dalam tahap penghitungan appraisal, sehingga Joko tidak bisa merincikan berapa luasan yang nantinya dibebaskan untuk wilayah Banjarmasin. Namun totalnya proyeknya bisa diketahui yakni kurang lebih 1 kilometer.

“Totalnya sekitar 1 kilometer, sedangkan fisik jembatannya panjangnya 300 meter selebihnya bagian oprit dan jalan,” ucapnya di balai kota, Selasa (17/7).

Joko melanjutkan, konsep jembatan ini dibangun dengan 4 lajur. Dua untuk arah dalam kota dan dua menuju luar kota, lebarnya sekitar 20 meter. “Kami  menarget September ini pembebasan sudah selesai,” tuturnya.

Kalau untuk anggaran dari APBD, pemko menganggrakan 21 miliar, menurut Joko, anggaran itu masih belum diketahui apakah cukup atau tidak untuk pembebasan secara keseluruhan. Mengingat, pembebasan untuk wilayah Banjarmasin tergolong banyak, selain itu juga banyak tempat usaha warga yang tentu saja lebih mahal dari rumah biasa.

BACA JUGA:  BI Siapkan Rp 2,7 Triliun Hadapi Lebaran

“Kalau seandainya kurang nanti akan ditambah di perubahan. Tapi untuk semantara dana yang ada di kami itu dulu,” imbuhnya.

Peningkatan Jembatan Alalak dilakukan secara multiyears dari terhitung dari 2018 hingga 2020. Dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Reporter : Hamdani

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Hamdani

L

Pos terkait