Mengintip Usaha Kerajinan Perak (Bagian 1)

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Perhiasan, mendengar kata ini yang terbayang dibenak kita pada umumnya adalah emas, berlian bahkan intan.  Karena memang, kalung, cicin dan gelang yang terbuat dan dihiasi oleh ketiga bahan itu akan menjadi sangat bernilai.  Namun tahukah anda ada perhiasan lain yang tak kalah menarinya jika dikenakan.

Adalah perak, perhiasan yang saat ini lagi banyak di senangi dan dipakai oleh banyak orang, baik perempuan atau laki-laki. Harganya juga relatif sangat murah, tetapi bentuk dan keindahnya tidak kalah dengan emas atau perhiasan lainnya.

Muat Lebih

Wartaniaga.com berkesempatan menyambangi salah seorang pengrajin perak yang berada di Banjarbaru. Di workshop yang berukuran 2 x 4 meter, Muji sudah lebih dari 5 tahun menekuni usaha pengolahan persiasan dari berbagai bahan termasuk emas dan perak.

BACA JUGA:  Menjaga Tradisi Bubur Asyura

Dikarenakan harga emas saat ini relatif mahal, maka banyak kaum hawa beralih perhiasan ke perak yang juga tak kalah menariknya. Menurut Muji selain  harga yang lebih murah, perak juga lebih banyak memiliki model dibandingkan emas.

“ Harga emas mahal dan tidak banyak memiliki model. Sedangkan perak murah dan modelnya juga banyak bahkan bisa dipesan sesuai keinginan, contohnya seperti yang saya kerjakan saat ini mengolah mata kalung bertuliskan nama” jelasnya.

Menurutnya, membentuk dan mengolah perak lebih mudah dibandingkan emas. Inilah yang menjadi salah satu mengapa perak banyak disukai. Orang dapat memesan sesuai dengan keinginnanya, seperti apapun bentuknya kami dapat membuatkannya.

Muji menjual perak dengan harga Rp. 25.000 per gram, harga ini sudah termasuk biaya pembuatan sebesar Rp. 5.000 pergram.  Dalam sehari dirinya dapat menyelesaikan pesanan hinga 10 buah, bergantung tingkat kesulitan pesanan.

BACA JUGA:  Mengintip Usaha Kerajinan Perak  (Bagian 2)

“ Sehari saya dapat meyelesaikan pesanan hingga 10 buah, bahkan lebih jika desain yang dipesan tidak rumit. Rata-rata  satu perhiasan 5 gram perak, jadi kalau 10 perhiasan saya menghabiskan 50 gram perak perhari” ujarnya.

Baginya bisnis perhiasan terbilang tidak ada matinya karena…… Bersambung Mengintip Usaha Kerajinan Perak (Bagian 2)

Pos terkait